Berbagi informasi seputar dunia pendidikan masa lampau, sekarang dan masa yang akan datang demi menggali dan meninggkatkan potensi pendidikan

Showing posts with label SEJARAH. Show all posts
Showing posts with label SEJARAH. Show all posts

Tuesday, February 20, 2018

Perjuangan Merebut Kembali Irian Barat

February 20, 2018 1
Perjuangan Merebut Kembali Irian Barat
Sumber: aroengbinang.com
Perjuangan merebut kembali wilayah Irian Barat dilakuan dengan menggunakan dua cara yaitu melalui perjuangan diplomasi dan perjuangan kekuatan militer RI.
1.             Perjuangan Diplomasi
Perjuangan diplomasi merupakan langkah awal dalam rangka merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda Kolonial. Pada tahun 1954 Indonesia membawa masalah Irian Barat dalam sidang majelis umum PBB, namun PBB tidak memberikan tanggaan positif, hal ini membuat bangsa Indonesia merasa dirugika, pada akhirnya dalam pidatonya mentri luar negeri Indonesia menyatakan akan menempuh jalan lain apabila masalah Irian Barat tidak dapat di selesaikan dengan jalan diplomasi. Pada akhirnya jalan diplomasi dianggap tidak berhasil menemukan titik terang. Sehingga Indonesia mengambil langkah tegas untuk menempuh jalan lain yaitu melalui kekuatan militer.
2.             Perjuangan Melalui Kekuatan Militer
Di awali dengan perginya Jendral A.H Nasution ke Moskow Rusia, untuk membeli perlengkapan senjata sebagai persiapan menurunkan pasukan militer ke Irian Barat. Kemudian di ikuti dengan presiden Soekarno mengumumkan Tiga Komando Rakyat (TRIKORA) yang isinya sebagai berikut:
a.             Gagalkan pembentukan Negara boneka Negara papua buatan Belanda Kolonial
b.            Kibarkanlah sang merah putih di Irian Barat Tanah Air Indonesia.
c.             Bersiap untuk mobilisasi umum mempertahankan kemerdekaan dan kesatuan Tanah Air dan Bangsa.
Berikut adalah jalannya konfrontasi merebut kembali Irian Barat, dengan langkah pertama yang diambil yaitu:
a.             Membentuk Provinsi Irian Barat dengan putra/putri Papua sebagai gubernurnya;
b.            Membentuk komando mandala.
Komando Mandala merencanakan operasi pembebasan Irian Barat dalam tiga fase:
a.             Fase Infiltrasi, menguatkan kekuatan militer di wilayah Irian Barat
b.            Fase Eksploitasi, Melakukan serangan terbuka di wilayah Irian Barat
c.             Fase Konsolidasi, Menegakkan kekuasaan RI secara mutlak di seluruh Irian Barat
Pada akhirnya pada 01 Oktober 1962 Berakhirlah kekuasaan Belanda di Irian Barat, kemudian Indonesia member kesempatan kepada Irian Barat untuk memilih, memisahkan diri dari NKRI atau bergabung ke NKRI, dan pada akhirnya Irian Barat kembali kepangkuan ibu pertiwi pada 01 Mei 1963.

Wednesday, October 11, 2017

Peristiwa Politik Pada Awal Kembalinya NKRI

October 11, 2017 1
Peristiwa Politik Pada Awal Kembalinya NKRI

a.     Ketidakstabilan Politik
Pada masa awal pemerintahan demokrasi liberal di tanah air , banyak partai politik yang bermunculan diantaranya Masyumi, PNI, PSI, PSII, PKI, NU, Murba, Partindo, Prkindo dan Partai Katolik Indonesia.
Demokrasi liberal yang di tandai dengan banyaknya partai politik ternyata tidak menguntukngkan bangsa Indonesia, namun yang terjadi adalah pesaingan antar golongan sehingga rentan terhadap keretakan persatuan bangsa Indonesia. Masing-masing partai politik hanya ingin mencari kemenangan dan popularitas belaka, oleh sebab itu system banyak partai pada masa itu mengakibatkan ketidakstabilan politik Indonesia.
Ketidakstabilan politik di indonesiadi warnai dengan banyaknya pergantian kabinet dalam waktu singkat diantaranya :
·         Kabinet Natsir (September 1950-Maret 1951);
·         Kabinet Sukiman (April 1951-Februari 1952);
·         Kabinet Wilopo (April 1952-Juni 1953);
·         Kabinet Ali Satroamijoyo I (Juli 1953-Agustus 1955);
·         Kabinet Burhanuddin Harahap (Agustus 1955-Maret 1956);
·         Kabinet Ali Satroamijoyo II (Maret 1956-Maret 1957);
·         Kabinet Juanda (Maret 1957-Juli 1959).
Ketidakstabilan politik yang tengah terjadi sangat mengancam keutuhan bangsa Indonesia, oleh sebab itu perlu diadakannya pemilihan umum atau disebut Pemilu I.
b.    Pemilu I
Untuk mengatasi ketidakstabilan politik di Indonesia maka di ambil langkah nyata untuk melaksanakan pemuli I pada tahun 1959 dimana pada saat itu memunculkan 4 pemenang yaitu PNI, NU, PKI, dan Masyumi. Namun pemilu I tidak begitu banyak memberikan dampak baik bagi Indonesia seiring saling bergantinya Kabinet yang masih berlangsung. Pada akhirnya presiden Soekarno menyatakan konsepsi baru yaitu demokrasi terpimpin yang berarti bahwa menerapkan system pemerintahan yang bebas dan masih adanya pengawasan dari pemerintah.
c.     Politi Luar Negeri Bebas Aktif
Politik luar negeri bebas aktif yang di terapkan oleh bangsa Indonesia pada saat itu di maksudkan untuk menjalin perdamaian dunia yakni “ bebas berarti bangsa Indonesia mengambil jalan sendiri dalam menghadapi masalah internasional dan aktif berarti bangsa Indonesia berusaha sekuatnya untuk memelihara perdamaian dunia sesuai dengan cita-cita PBB”.
d.    Berbabagi Gangguan Keamanan Dalam Negeri Pada Masa 1950-1959
Terjadinya pemerontakan APRA, pemberontakan Andi Azis, Pemberontakan RMS, pemberontakan PRRI, dan pemberontakan Permesta.
e.     Kemacetan Konstitusi
Dewan konstituante tidk mampu untuk memutuskan UUD 1945 menjadi UUD Republik Indonesia sehingga pada akhirnya dewan konstituante membubarkan diri.
f.     Dekrit Presiden
Isi dari dekrit presiden pada 5 Juli 1959 yaitu :
·         Pembubaran Konstituante
·         Berlakunya UUD 1945

·         Pembentukan MPRS dan DPAS

Daftar Pustaka,
Sukmayani, Ratna dkk. Ilmu Pengetahuan Sosial, 2008. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Kembali Ke Negara Kesatuan Republik Indonesia

October 11, 2017 0
Kembali Ke Negara Kesatuan Republik Indonesia
Sumber: papuanews.id
Pasca pengakuan kedaulatan pada tahun 1949 RIS menjalankan roda pemerintahannya, namun RIS hanya mampu bertahan 8 Bulan saja, setelah pada tahun 1950 Negara bagian RIS menginginkan bergabung menjadi Negara kesatuan yang utuh, akhirnya usaha tersebut di lancarkan dimana-mana. Karena keinginan yang kuat dari Negara bagian RIS maka pada akhirnya tanggal 4 April 1950 Negara bagian bergabung menjadi Negara kesatuan Indonesia, namun ada tiga Negara bagian yang enggan untuk bergabung yaitu, Republik Indonesia, Negara Sumatera Timur dan Negara Indonesia Timur.
Pada tanggal 19 Mei 1950, tercapailah persetujuan antara kedua pemerintah RI dan RIS dan persetujuan tersebut di tuangkan dalam suatu ”Piagam Persetujuan”. Pada saat itu RI dan RIS sepakat untuk membentuk Negara kesatuan yang kemudian di ikuti dengan pembentukan panitia untuk menyusun Rancangan Undang-Undang Dasar Negara Kesatuan. Pada tanggal 14 Agustus 1950 parlemen dan senat RIS mngesahkan Rancangan Undang-Undang Dasar Sementara Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dengan pesetujuan kedua pemerintahan maka semua yang telah tertanam dalam proklamasi kemerdekaan 1945 yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia menjadi terwujud dimana Negara Kesatuan Republik Indonesia dapat terbentuk.


Daftar Pustaka,
Sukmayani, Ratna dkk. Ilmu Pengetahuan Sosial, 2008. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Jalannya Pemerintahan Republik Indonesia Serikat

October 11, 2017 1
Jalannya Pemerintahan Republik Indonesia Serikat
Pasca pengakuan kedaulatan, Negara Indonesia bernama Republik Indonesia Serikat atau di kenal dengan sebutan RIS. Pemerintahan RIS tidak bisa bertahan lama, bahkan tidak sampai 1 tahun pemerintahan melainkan hanya bertahan 8 bulan saja. RIS terdiri dari 16 negara bagian pada saat itu dari sabang-merauke kecuali irian barat di karenakan masih belum di serahkan oleh Belanda.
Bagaimana jalannya pemerintahan RIS ? berikut adalah beberapa peristiwa penting pada masa perjalanan pemerintahan RIS:
1.     Pmbentukan UUDS sebagai konstitusi RIS, di dalamnya terdapat pernyataan RIS mengenai Negara bagian yang terbagi menjadi 16 Negara;
2.     Pada tanggal 16 Desember 1949 Ir. Soekarno terpilih menjadi presiden RIS;
3.     Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri RIS.
Beberapa permasalahan yang harus di hadapi oleh pemerintah RIS pada kurun waktu 8 bulan diantaranya yaitu :
1.     Dalam bidang ekonomi, terjadinya inflasi dan juga deficit belanja Negara menyebabkan pemerintah RIS harus menyelesaikan masalah tersebut yaitu dengan cara melakukan pemotongan nilai mata uang;
2.     Dalam bidang politik luar negeri, politik bebas aktif luar negeri yang di jalankan oleh cabinet Hatta mencoba menyelesaikan beberapa persoalan, RIS berusaha merebut kembali irian barat dari tangan Belanda dengan menjalin hubungan baik dengan Negeri Belanda untuk menarik simpati bangsa Belanda.

Demikianlah perjalanan singkat pemerintahan Republik Indonesia Serikat yang hanya mampu bertahan 8 bulan saja, dan pada akhirnya RIS kembali ke pangkuan ibu pertiwi menjadi Negara kesatuan republik Indonesia serikat. 

Daftar Pustaka,

Sukmayani, Ratna dkk. Ilmu Pengetahuan Sosial, 2008. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Monday, October 2, 2017

Awal Masa Pendudukan Jepang di Indonesia

October 02, 2017 1
Awal Masa Pendudukan Jepang di Indonesia
Pada tahun 1942 di tandai dengan peristiwa penghancuran pangkalan militer milik Amerika Serikat di Pearl Harbour oleh Jepang yang juga menandakan berakhirnya penjajahan Belanda di Indonesia, setelah berakhirnya penjajahan Belanda bangsa Indonesia masih belum menjadi Negara merdeka karena bertepatan dengan peristiwa tersebut Jepang ingin menguasai dunia dengan memulainya di kawasan Asia Timur Raya terlebih dahulu termasuk Indonesia.

Jadi, pendudukan jepang di Indonesia di awali dengan peristiwa di atas, jepang menduduki Indonesia sejak tahun 1942. Pendudukan jepan di Indonesia bukan tidak memiliki tujuan berarti tetapi ada beberapa hal yang menjadi tujuan bangsa Jepang menduduki wilayah indonesia.

Tujuan Jepang menduduki Indonesia adalah sebagai berikut :
  • Menjadikan Indonesia sebagai daerah penghasil dan penyuplai bahan bahan mentah dan bahan bakar bagi kepentingan industri Jepang;
  • Menjadikan Indonesia sebagai tempat pemasaran hasil industri Jepang;
  • Menjadikan Indonesia sebagai tempat untuk mendapatkan tenaga buruh yang banyak dengan upah yang murah.
Masuknya Jepang di Indonesia dapat berjalan dengan baik, karena bangsa Jepang masuk ke Indonesia dengan strategi membohongi bangsa Indonesia dengan cara menarik simpati warga Indonesia terlebih dahulu. Kolonialisme Belanda pun di jadikan alas an bahwasannya jepan akan membantu Indonesia mengusir bangsa barat, berikut  ini adalah berbagai cara yang di lakukan bangsa Jepang untuk menarik simpati bangsa Indonesia:
  • Jepang mengenalkan semboyan “Gerakan 3A” Jepang pemimpin Asia, Jepang pelindung Asia, Jepang Cahaya Asia;
  • Jepang menyampaikan bahwa Indonesia adalah saudara tuanya, dan menjanjikan untuk membebaskan bangsa Asia dari penindasan bangsa barat;
  • Jepang menjanjikan kemudahan-kemudahan bagi bangsa Indonesia.
Dengan cara-cara yang di lakukan Jepang terhadap bangsa Indonesia, Jepang bisa dengan mudah masuk dan mengusai Indonesia dengan cara perlahan, bangsa Indonesia pun mulai terpengaruh dengan hasutan bangsa Jepang hingga nantinya bangsa Jepang pun menegakkan pemerintahan sementara di Indonesia.


Daftar Pustaka,
Sukmayani, Ratna dkk. Ilmu Pengetahuan Sosial, 2008. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.